Skip to main content

Sponsor

Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C++

Sebelum Belajar Bahasa Pemrograman C++ Alangkah Baiknya Kita Mengetahui Konsep Dasar Pemrograman C++


Pemrograman merupakan upaya untuk membuat kode-kode yang dapat dikenal oleh komputer. Kode-kode inilah yang nantinya dikenal sebagai bahasa pemrograman. Jenis bahasa pemrograman salah satunya adalah bahasa C++. Sebelum memasuki bahasan koding, terlebih dahulu kita harus mengetahui langkah-langkah dalam membuat program, yaitu:
a. Membuat Algoritma, flowchart dan pseudocode.
b. Menuliskan program dengan menggunakan bahasa pemrograman.
c. Menguji kebenaran program.
d. Perbaikan program jika ada kesalahan.
e. Menjalankan program.



A. Operator Aritmatika


Bahasa C++ melibatkan operator aritmatika standar untuk penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), dan modulus (%). Operator aritmatika tersebut tergolong sebagai operator binary. Adapun operator yang tergolong sebagai operator unary yaitu tanda minus (-), dan tanda plus (+).

Prioritas operator :
Operator dengan prioritas tinggi akan diutamakan dalam hal pengerjaan dibandingkan dengan operator yang memiliki prioritas lebih rendah.
Prioritas 1: + --
Prioritas 2: - (unary minus)
Prioritas 3: * / %
Prioritas 4: + -


Apabila operastor memiliki prioritas yang sama, operator yang terletak disebelah kiri dalam suatu ungkapan yang akan diutamakan untuk dikerjakan terlebih dahulu.

Tanda kurung biasa digunakan untuk urutan mengerjakan, misalnya x = (2 + 3) * 2;
(2 + 3 akan dikerjakan terlebih dahulu baru dikalikan dengan 2)

B. Variabel dan Konstanta


Data pada C++ tersusun dari variabel dan konstanta. Variabel merupakan komponen penting pada pemrograman. Variabel digunakan dalam program untuk menyimpan suatu nilai, dengan nilai yang ada padanya dapat diubah selama eksekusi program berlangsung. Adapun konstanta menyatakan nilai yang tetap. Misalnya 234 adalah sebuah konstanta bilangan bulat.



Mendeklarasikan dan Mendefinisikan variabel


Variabel yang akan digunakan dalam program haruslah dideklarasikan terlebih dahulu, maksudnya mengenalkan sebuah pengenal ke program dan menentukan jenis data yang bisa disimpan di dalamnya. Apabila suatu pendeklarasian menyebabkan pengalokasian memori, maka pendeklarasian tersebut dinamakan pendefinisian. Yang jelas pendefinisian berarti pula pendeklarasian, tetapi tidak semua pendeklarasian berarti pendefinisian.

bentuk pendefinisian variabel:
tipe daftar_variabel;
Pada pendefinisian variabel, daftar_variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan koma.


Memberikan Nilai ke Variabel
Bentuk pernyataan yang digunakan untuk memberikan nilai ke variabel adalah:
variabel = nilai;
Contoh:
jumlah = 10;
harga_barang = 1500;

Variabel dan Konstanta Bertipe Char
Bentuk pernyataan variabel bertipe char:
char karakter;
Dalam hal ini variabel karakter bertipe char. Variabel ini dapat menampung data sebuah karakter. Untuk menuliskan sebuah konstanta bertipe char, karakter perlu ditulis di dalam tanda petik tunggal, contoh: 'A' karakter berupa huruf A.
Karakter yang ditulis dengan bentuk \karakter mempunyai arti tersendiri (karakter khusus) dan biasa disebut escape sequence characters.
Karakter-karakter khusus tersebut antara lain:
\0 artinya karakter ber-ASCII nol (karakter nul)
\a artinya karakter bel
\b artinya karakter backspace
\f artinya karakter formfeed (ganti halaman)
\n artinya karakter newline (pindah baris)
\r artinya karakter carriage return (ke awal baris) tanpa linefeed
\t artinya karakter tab horizontal
\v artinya karakter tab vertikal
\\ artinya karakter \
\' artinya karakter '
\" artinya karakter "
\? artinya karakter ?
\ooo artinya karakter yang nilai oktalnya adalah ooo (tiga digit oktal)
\xhh artinya karakter yang nilai heksadesimalnya adalah hh (dua digit heksadesimal)

Variabel dan Konstanta Bertipe Integer
Variabel bertipe int didefinisikan dengan bentuk:
int bilangan;


Setelah pendefinisian seperti itu, variabel ini dapat digunakan untuk menampung nilai bertipe int. Sebuah konstanta bertipe int adalah bilangan bulat yang terletak antara minus 32768 hingga plus 32767 (pada PC berbasis DOS) dan tidak mengandung titik desimal.


Variabel dan Konstanta Bertipe Long


Apabila diinginkan untuk memproses bilangan bulat yang nilainya lebih besar daripada tipe int, Anda dapat menggunakan tipe long. Suatu variabel bertipe long didefinisikan dengan cara seperti di bawah ini:

long jumlah_penduduk;


Pada contoh ini, jumlah_penduduk didefinisikan bertipe long. Dengan demikian variabel ini dapat menampung nilai ratusan juta.

Adapun konstanta bertipe long biasa ditulis dengan akhiran L. Sebagai contoh: 1543267635435L

Variabel dan Konstanta Bertipe float, double dan long double


Tipe-tipe data yang telah dibahas di depan (char, int dan long) berhubungan dengan bilangan bulat. Seandainya diinginkan untuk memproses bilangan yang mengandung nilai pecahan, bisa menggunakan tipe float, double atau long double. Ketiga tipe yang berhubungan dengan bilangan pecahan ini mempunyai perbedaan dalam hal: kepresisian data, dan jangkauan nilai yang dicakup.

Contoh pendefinisian variabel untuk menampung bilangan pecahan:
float panjang;
double phi;
long double tetapan;

Inialisasi Variabel
Adakalanya dalam penulisan program, variabel langsung diberi nilai awal setelah didefinisikan. Sebagai contoh:
int jumlah;
jumlah = 80;
Dua pernyataan seperti di atas sebenarnya dapat diangkat melalui pendefinisian yang disertai penugasan nilai, seperti berikut:
int jumlah = 80;
===============+++++++++++++++++++++++++++==================


Ok...Langsung saja kita memasuki koding dasar dalam bahasa C++. Sebelum melakukan koding maka terlebih dahulu saya beritahukan bahwa koding di bawah ini menggunakan aplikasi Borland C++ Builder6.



Contoh program C++ menghitung luas dan keliling lingkaran :

Hasil Koding di atas adalah sebagai berikut:















Adapun penjelasan dari kegunaan koding diatas, adalah sebagai berikut:
Fungsi main()


Program C++ tidak dapat dipisahkan dari fungsi, karena fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi yaitu fungsi main().
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Dimulai dari tanda { sampai dengan } disebut tubuh fungsi, atau semua yang terletak didalam tanda {} disebut blok.
Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Kata void yang mendahului main() dipakai untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak mempunyai nilai balik (return value). Di dalam tanda {} bisa terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement).



Pernyataan
Perhatikan baris kode dibawah ini :
cout<<“Program Menghitung Luas Dan Keliling Lingkaran”;
Baris tersebut merupakan sebuah pernyataan yang digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda ke layar. Tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda disebut string. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).



Mengenal cout<< var
Pengenal cout merupakan sebuah obyek yang disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya layar). Tanda << merupakan operator yang disebut operator “penyisipan / peletakan”.
cout<<“Program Menghitung Luas Dan Keliling Lingkaran”;
Operator ini mengarahkan operand (data) yang di sebelah kanannya ke obyek yang dikirinya. Pada contoh diatas, string “Program Menghitung Luas Dan Keliling Lingkaran” diarahkan ke cout yang memberikan hasil berupa tampilan string tersebut ke layar.



Mengenal cin >> var


Fungsi cin merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk


memasukkan suatu data dapat berupa numerik, string, dan karakter.Var dapat lebih dari satu variabel (cin >> var >> var) dan dapat berupa karakter. Untuk menggunakan fungsi cin ini, harus menyertakan file


header iostream.h . Biasanya perintah input cin digunakan untuk penjumlahan dengan variabel angka, sedangakan untuk variabel teks lebih sering manggunakan gets karena lebih mudah dan dapat menampilkan karakter teks yang menggunakan spasi .



Mengenal #include
Baris tersebut bukanlah sebuah pernyataan, itulah sebabnya tidak diakhiri dengan tanda titik koma. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain (iostream.h) saat program dikompilasi. File-file berakhiran .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi seperti fungsi, variabel, dll.
Pada contoh, file iostream.h perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Karena file iostream.h berisi deklarasi yang diperlukan oleh cout dan berbagai obyek yang berhubungan dengan masukan dan keluaran pada stream.



clrscr()
Pada baris clrscr(); adalah perintah untuk menghapus layar. Apabila pernyataan di atas digunakan, baris #include perlu disertakan dalam program.
Contoh penggunaan clrscr() :
//program03.cpp
#include<iostream.h>
#include<conio.h>


void main()


{
clrscr();
cout<<"Hai. Selamat belajar C++";
}



Komentar
Komentar merupakan bagian penting dalam suatu program.
Komentar dapat berupa :
• Tujuan / fungsi program
• Saat program dibuat atau direvisi
• Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.
Pada C++ komentar diawali dengan dua tanda garis miring (//). Ini digunakan untuk komentar pada satu baris. Selain itu, komentar dapat juga diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */. Ini digunakan untuk komentar yang terdiri dari beberapa baris.


//contoh komentar


//ini adalah komentar

/*ini merupakan contoh komentar
yang bisa digunakan untuk beberapa baris
ini akhir komentar*/

Fungsi gets()
fungsi gets() berguna untuk memasukkan data bertipe karakter, tanpa penggunaan format seperti scanf(), dan tidak dapat untuk menginput data numeric ataupun string.

Fungsi getchar()
fungsi getchar berguna untuk membaca data yang bertipe karakter.

Fungsi Return 0;
Menyatakan hasil keluaran dari fungsi main() adalah 0. Pada C++, return 0 dalam main() menyatakan bahwa program berakhir dengan normal.






Seoga Bermanfaat 




Sumber:aris rahmadi

Comments

s2

iklan responsif

Popular posts from this blog

Cara Membuat System Restore Point Pada Windows 7

Pada Kesempatan ini saya Akan berbagi Sedikit Tentang Bagaimana Cara membuat System Restore Point Pada Windows 7 Seperti Yang Kita ketahui Bahwa Komputer yang Kita Miliki Tidak selamanya Akan Berjalan Dengan Lancar, Ada Saatnya Komputer Kita Terjadi Masalah yang Tidak Dapat Kita Selesaikan Sendiri dan Harus menggunkan Jasa Service . Masalah tersebut kadang terjadi setelah kamu menginstall software-Sofware , menginstall driver, atau mengubah beberapa pengaturan di Windows. Untuk memperbaikinya, cara termudah adalah dengan melakukan System Restore Windows. Agar bisa mengembalikan ke kondisi semula, System Restore memerlukan Restore Point. Di dalam Restore Point itulah semua informasi tentang registry dan pengaturan Windows akan disimpan, sehingga ketika terjadi error kamu bisa dengan mudah mengembalikan ke titik tersebut.

Rekrutmen Staf Medis, Accounting, Admin dan Teknisi RS Metta Medika Sibolga November

Profil: Rumah Sakit Metta Medika Sibolga adalah rumah sakit swasta di Sibolga yang terletak di Jl. S. Siswomiharjo No. 34 Sibolga, Sumatera Utara 22312. Rumah Sakit Metta Medika berdiri pada tahun 2012. Rumah Sakit ini memiliki 55 tempat tidur inap dan 8 dokter umum dan 17 dokter spesialis, serta 7 orang staff kemarmasian dan 37 orang staf non-kesehatan.

Cara mengatasi windows has stopped working

                     Mungkin Agan_Agan  pernah mengalami  Ini ketika membuka Windows Explorer dan membuka folder tertentu muncul pesan  "Windows Explorer Has Stopped Working. Tentunya hal ini sangat menyebalkan bukan , mengganggu aktivitas Anda ketika berinteraksi dengan komputer.  Berikut akan saya akan berbagi  cara mengatasi jika muncul pesan " "Windows Explorer Has Stopped Working"